Search
  • Admin Qualitiva

Perbedaan Rapor di Indonesia dengan 4 Negara Lain. Apa saja?



Pada artikel ini, admin akan membahas tentang perbedaan isi rapor antara sekolah di Indonesia dan negara-negara lain. Mulai dari Finlandia, sampai Korea Selatan. Apa saja perbedaan rapor di Indonesia dengan rapor yang diterima anak-anak di negara lain? Apakah mereka juga tegang ketika pembagian rapor? Yuk, cari tahu!


1. Rapor di Finlandia

Sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, Finlandia tidak membeda-bedakan kemampuan setiap anak. Negara yang terletak di ujung Benua Eropa ini memiliki suasana belajar yang sangatlah santai. Setiap anak memiliki kesempatan mengembangkan dirinya secara maksimal. Tak jarang, guru akan memberikan soal ujian yang tingkat kesulitannya berbeda untuk masing-masing anak, mengikuti kemampuan anak tersebut. Finlandia tidak memiliki sistem peringkat atau siapa yang menjadi siswa unggulan, karena sistem pendidikan di negara tersebut bukanlah untuk kompetisi tetapi berkolaborasi secara bersama-sama.

Seperti halnya Indonesia, Finlandia juga membagikan rapor setiap akhir semester. Orang tua akan menemani anak mengambil rapor. Rapor yang dibagikan akan berisi penilaian individu tiap anak secara spesifik. Penilaian tersebut diberikan oleh guru, sebab gurulah yang paling memahami kemampuan anak di dalam kelas. Sementara nilai dalam mata pelajaran hanya berisi keterangan apakah si anak lulus atau tidak lulus.


2. Rapor di Jepang

Kalau siswa-siswi di Indonesia menerima rapor setiap enam bulan sekali di akhir semester, maka anak-anak di Jepang menerima rapor per caturwulan atau empat bulan sekali. Jadi, mereka menerima rapor sebanyak tiga kali dalam satu tahun.

Siswa-siswi di Jepang mendapat rapor yang hanya berupa secarik kertas yang dibagikan langsung kepada anak, bukan orangtua. Rapor di Jepang juga menjabarkan indikator suatu pelajaran secara detail mengenai keterampilan anak tersebut di kelas. Misalnya, indikator pelajaran bahasa Jepang adalah membaca, mendengar, dan menulis. Sehingga, tujuannya adalah orangtua dapat mengevaluasi apa kelebihan dan kekurangan pada anak.

Selain rapor, Guru-guru di Jepang juga memberi penghargaan bagi anak yang daftar kehadirannya penuh. Penghargaan ini berupa piagam kaikinsyou. Harapannya supaya anak-anak di Jepang semangat masuk sekolah setiap hari.


3. Rapor di Australia

Rapor di Australia tidak menjadi patokan naik kelas, karena siswa-siswi di Australia sudah pasti akan naik kelas. Hal ini disebabkan oleh mata pelajaran yang diambil siswa tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing.


Rapor di Australia pun tidak mencantumkan ranking akademik siswa. Melainkan mencantumkan nilai siswa untuk tiap mata pelajaran. Siswa yang meraih prestasi tertentu dalam suatu mata pelajaran akan mendapatkan penghargaan berupa sertifikat atau voucher dari guru atau sekolah.

Siswa SD di Australia yang berkepribadian baik dan pemberani dalam hal positif akan diberi reward berupa sertifikat yang akan diumumkan di acara dwi mingguan untuk pengembangan bakat dan seni siswa. Australia memang mengedepankan pengembangan karakter dan kecerdasan emosi sejak sekolah dasar.


4. Korea Selatan

KorSel pernah menempati peringkat pertama sebagai Negara dengan sistem pendidikan global terbaik versi Pearson. Hm, sekolah-sekolah Korea Selatan memiliki lima mata pelajaran wajib, yaitu matematika, sains, bahasa Korea, studi sosial, dan bahasa Inggris. Oh iya! Siswa-siswi di Korea Selatan juga memiliki sistem full day school, yaitu sekolah hingga hari sabtu. Gak hanya itu, Sob! Siswa di Korea Selatan harus belajar selama 13-14 jam sehari.

Di Korea Selatan, rapor sangat berperan penting bagi penentuan kelulusan masuk universitas. Rapor SMA menyumbang sebesar 40%. Mengapa begitu? Dalam memilih calon mahasiswa, sekolah tinggi dan universitas menggunakan nilai rapor SMA mereka dan hasil ujian berstandar nasional. Maka dari itu, siswa-siswi di Negara penghasil drama televisi populer ini sangat menjaga nilai rapor agar mudah masuk universitas yang diinginkan. Ya, terkadang saking merasa belum sempurna, siswa-siswi di Korea bahkan mengambil bimbel untuk menunjang pengetahuan sekolah mereka. Wah, benar-benar ekstra bukan?


Setelah membaca sistem pendidikan dan rapor di empat Negara, kira-kira sistem pendidikan di Negara mana menurut kamu cocok untuk diterapkan di Indonesia?

Sekolah Anda sedang mencari aplikasi sekolah online & ujian online? Daftarkan sekolah Anda sekarang melalui link dibawah ini, dan nikmati akses akun sekolah premium selama 30 hari

KLIK https://qtva.id/page/register/new


6 views0 comments
LINKS

Lebih mudah untuk berbagi materi pelajaran, ujian daring, & mendapatkan rekapitulasi nilai otomatis. 

ADDRESS

info@qualitiva.id

0811 7887 766

Jl. Jenderal Sudirman 3007

KM 3.5 - Palembang

Sumatera Selatan

DOWNLOAD SEKARANG

Download Aplikasi Qualitiva di PlayStore. Pantau kinerja sekolah Anda dengan mudah dari gadget.

© 2020 by PT. Cakrawala Lintas Nusa

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram